Tidak Ada Kasus Korona di Jawa Tengah

Tidak Ada Kasus Korona di Jawa Tengah

Tidak Ada Kasus Korona di Jawa Tengah – Jumlah penderita positif virus korona ataupun Covid- 19 di Indonesia lalu bertambah serta sampai kemarin terdaftar telah 34 orang. Tetapi, Gubernur Jawa Tengah Membalas Pranowo berkata, di provinsi yang dibimbingnya belum terdapat masyarakat yang terkena virus asal Wuhan, Cina itu.

Membalas Pranowo berkata, grupnya semantap daya melaksanakan penangkalan supaya virus korona tidak menjangkiti warga Jateng. Bermacam ikhtiar sudah dicoba, tercantum membenarkan kesiapan rumah sakit di Jateng buat menanggulangi permasalahan itu.

Buat area Jateng, Membalas menerangkan sepanjang ini belum ditemui penderita positif korona. Sebagian penderita yang tadinya dirawat sebab diprediksi slot joker pulsa terkena korona, saat ini sudah diklaim membaik serta kembali ke rumah.

” Belum terdapat yang positif( Covid- 19). Hingga hari ini aku mengawasi, belum terdapat. Kadinkes aku tiap hari memberi tahu kemajuannya. Apalagi penderita yang tadinya dirawat di RSUP Kariadi, saat ini telah pada kembali, hari ini dikabarkan terdapat satu penderita yang masuk sebab batu berdahak pilek,” tutur Membalas, Kamis( 12 atau 3 atau 2020).

Walaupun penderita positif korona lalu bertambah di Indonesia, Membalas memohon warga buat senantiasa hening. Warga dimohon melindungi kesehatan, berolahraga, rehat tertib, serta makan santapan bergizi. Memang tidak ada kasus korona di Jawa Tengah menurut sang Gubernur.

” Janganlah kurang ingat kerap mencuci tangan. Kebudayaan di Indonesia amat susah jika tidak berjabat tangan. Betul ndak papa, tetapi wajib giat mencuci tangan memakai sabun buat mencegah diri. Janganlah hingga kedekatan dampingi orang jadi lenyap sebab virus korona ini,” tutupnya.

Tadinya dikabarkan, satu orang penderita positif virus korona( Covid- 19) tewas bumi. Penderita positif yang tewas merupakan penderita permasalahan 25, wanita berumur 53 tahun. Penderita itu ialah masyarakat negeri asing( WNA). Tidak hanya terkena virus korona, penderita itu pula menderita diabet serta bludrek.